Tag

, , , , , , , ,

Image result for air putih

seimbang.net

Beberapa hari yang lalu teman saya sempat bertanya, kenapa ya pada saat banyak aktivitas yang mengharuskan ia berlari dan sudah minum 5 botol minuman berion masih haus? Rasanya bahkan lebih haus dan haus lagi.

Dari pertanyaan tersebut saya pun bertanya padanya, alasan ia memilih minuman berion itu. Jawabannya nggak jauh-jauh, ya tentu karena dapat mengembalikan ion tubuh dan bisa segar kembali seperti sedia kala. Tapi… ada tapinya nih, rasanya haus dan malah dehidrasi.

Tidak perlu waktu lama, saya pun meminta ia memerhatikan tabel informasi gizi, bukan label iklan yang ditulis pada kemasan minuman tersebut. Yaps, bukan hanya teman saya. Bahkan banyak orang yang masih belum paham cara membaca tabel informasi gizi pada setiap kemasan makanan. Padahal itu penting banget lho! Ya iyalah, kalo nggak penting ngapain repot-repot dicantumin?

Di situ tertera jelas, jumlah gula 23 g dan natrium 150 mg. sementara jumlah kalori 90.  Wauw, untuk ukuran minuman jumlah gula dan natrium segitu cukup banyak pikir saya. Kenapa?

Dikutip dari Kemenkes RI, Label gula pada kemasan makanan merujuk pada gula alami maupun tambahan dalam jumlah gram. Setiap gram gula mengandung 4 kalori. Jadi, jika sebuah produk berisi 23 gram gula per sajian, maka 92 (23×4) kalorinya berasal dari gula dari minuman atau makanan yang dibeli. Jadi, pastikan ya kandungan gula dari makanan atau minuman yang dibeli tidak melebihi 50-100 kalori perhari. 

Sementara mengenai Natrium, Boldsky memaparkan bahwa natrium dari garam yang diperoleh dari hasil pemrosesan secara kimiwawi mengakibatkan hilangnya mineral utama dan nutrisi sintetis. Di kemasan tersebut tertera bahwa natrium sebanyak 150 mg dari 5 gram atau 1 sendok teh. Memang tidak tinggi hingga 2000 mg, tetapi 150 mg dikali 5 botol berarti 750 mg. Ini pun berasal dari minuman, belum ditambah dengan segala jenis makanan yang kita konsumsi setiap hari.

Terlalu banyak mengonsumsi gula dan natrium dalam waktu yang sama akan mengakibatkan tubuh dehidrasi dan semakin haus. Hal ini karena kerja tubuh semakin berat untuk memproses natrium, sementara gula akan menyebabkan tingkat gula darah tinggi, sehingga tubuh terpaksa mendetoks-nya melalui urine. Walhasil, selain rasanya ingin buang air kecil, tubuh juga akan mudah merasa lapar.

Berbeda ketika mengonsumsi air putih. Pada saat haus dan dehidrasi, air putih lebih banyak berperan dalam mengembalikan keseimbangan tubuh. Selain tidak memperberat kinerja ginjal juga akan mengembalikan kondisi tubuh secara perlahan-lahan. Jadi, sebaiknya memilih air putih lebih penting dibandingkan mengandalkan minuman berion.