Tag

, , ,

Kacang almond merupakan camilan yang rendah lemak, bahkan bisa dikatakan bebas kolestrol sehingga sering digunakan sebagai camilan yang tidak akan membuat tubuh menjadi gemuk. Dalam kehidupan sehari-hari, kacang almond seringkali digunakan untuk topping aneka kudapan seperti brownies, donat, tart, dan sejenisnya. Tetapi apakah anda tahu mengenai isu yang berhembus tentang kandungan sianida pada kacang almond? Beberapa menganggapnya mitos dan sebagian menganggapnya sebagai fakta. Lalu, mitos atau fakta terdapat kandungan sianida dalam kacang almond? Jawabannya adalah Fakta.

Tahukah kamu bahwa besarnya kandungan sianida dalam kacang almond tidak cukup untuk meracuni tubuh. Kacang almond yang bebas dijual di toko/ supermarket atau biasa yang dikenal dengan “kacang almond manis” memiliki 25,2 miligram kandungan sianida perkilogramnya, hal tersebut berdasarkan hasil studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam International Scholarly Research Notices Toxicology. Dari sudut pandang lain, jenis ukuran penyajian kacang almond adalah satu ons (berisi 23 biji), dan satu kilogramnya memiliki berat sejumlah 35 ons. Dosis yang mematikan dari kandungan sianida ini adalah 0,5 hingga 3,5 miligram per kilogram dari jumlah berat kacang almond. Jika berat 160 pound, maka tingkat minimun untuk dosis yang mematikan, perlu memakan 50 ons kacang almond atau setara dengan 1.150 biji dalam satu hari demi mendapatkan sianida yang akan berubah menjadi racun dalam tubuh. Sianida tidak akan menumpuk dalam tubuh dan akan dikeluarkan dalam waktu 24 jam, menurut Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit.

Lalu bagaimana racun Siandia bekerja? Racun sianida bekerja dengan cepat dan berpotensial mematikan, menurut pusat pengendalian dan pencegahan penyakit. Meskipun gas yang dihirup beracun, memakan sianida juga dapat merusak tubuh. Sianida akan menghalangi oksigen menyebar ke seluruh sel dalam tubuh, sehingga menyebabkan kematian. Jika tubuh sudah terkontaminasi sianida, maka akan merasakan sejumlah tanda seperti pusing, mual, sakit kepala, muntah, sulit bernapas dan jantung berdetak sangat cepat. Dalam jumlah yang besar, sianida mungkin menyebabkan sawan, hilangnya kesadaran, tekanan darah rendah, detak jantung melambat, gagalnya pernapasan, dan terakhir adalah kematian.  Jika seseorang terkena racun sianida maka harus secepat mungkin mendapatkan penanganan darurat, satu-satunya tindakan perawatan adalah diberikannya zat anti racun khusus.

Hubungan kacang almond dan Sianida?
Kacang almond manis aman untuk dinikmati, namun TIDAK dengan kacang almond pahit. Kacang almond pahit merupakan jenis almond liar dan memiliki kandungan sianida 50 kali lebih banyak per kilogramnya dibandingkan almond manis, hal tersebut didasarkan pada hasil studi tahun 2013 dalam ISRN Toxicology. Memakan 50 almond pahit akan menyebabkan kematian.

Manfaat Kacang Almond?
Kacang almond tinggi akan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu menurunkan tekanan darah hingga dan kolestrol. Untuk kesehatan jantung, direkomendasikan untuk mengkonsumsi1,5 ons kacang almond tiap harinya, menurut FDA. Kacang almond juga mengurangi peradangan, menurut artikel tahun 2007 yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry.

 

additional references from