Tag

, , ,

American Institute of Accountants (AIA, 1953) mendefinisikan aset sebagai “sesuatu yang ditunjukkan melalui akun debit atau akan diletakkan pada saat penutupan buku akuntansi menurut aturan atau prinsip akuntansi, pada dasarnya aset menggambarkan properti atau nilai yang diperoleh, atau pengeluaran yang dibuat untuk menghasilkan properti atau dapat dipakai dengan baik hingga pada masa yang akan datang. Perlu diketahui bahwa jangka waktu masa mendatang di atas merupakan definisi yang menjabarkan aset dalam bentuk peraturan atau prinsip akuntansi (para. 26). The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA, 1970) juga mengadopsi pendekatan yang sama, yakni “Sumberdaya ekonomi milik perusahaan diakui serta diukur dalam kesesuaian dengan prinsip akuntansi yang diterima secara umum. Aset juga termasuk penundaan kepemilikan yang tidak diakui sebagai sumberdaya namun diakui dan diukur dalam kesesuaian dengan prinsip akuntansi yang diterima secara umum.” (para. 132)
Definisi The AICPA (1970) mengatakan sedikit mengenai karakteristik aset, namun kenyataannya adalah aset tidak dapat memberikan definisi di dalam pemisahan dari prinsip akuntansi yang lain. Terdapat usaha yang juga dibuat untuk mendefinisikan aset dalam bentuk sifat properti. Jadi, yang dimaksud disini adalah aset merupakan sebuah tempat penyimpanan atas jasa atau pelayanan di masa mendatang yang berpotensial dugunakan secara rutin dalam penjabaran aset

selengkapnya download download disini